Perkuat Layanan Rumah Sakit Daerah, Dinkes Kaltim Tempatkan 29 Dokter Spesialis

Tim Redaksi

Dinkes Kaltim

Samarinda, sehatnews – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menempatkan 29 dokter spesialis melalui program penugasan khusus guna memperkuat layanan kesehatan di sejumlah rumah sakit daerah yang masih kekurangan tenaga spesialis.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat, sehingga pasien dapat memperoleh layanan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit besar.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, mengatakan pemerataan tenaga dokter spesialis menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan di seluruh kabupaten dan kota.

“Penempatan dokter spesialis ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi ketimpangan distribusi tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit daerah,” ujarnya.

Sebanyak 29 dokter spesialis ditempatkan di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Aji Muhammad Salehudin II, RSUD Sangkulirang (Kutai Timur), RSUD Muara Bengkal, RS Mangku Jaya Linggang (Kutai Barat), RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, RSJD Atma Husada Mahakam, RSUD Gerbang Sehat Mahakam Ulu, RSUD Aji Muhammad Idris (Kutai Kartanegara), hingga RSUD Talisayan (Berau).

Menurut Jaya, penambahan tenaga medis tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah pedalaman, perbatasan, dan daerah yang selama ini masih mengalami keterbatasan dokter spesialis.

“Penambahan tenaga medis ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran dokter spesialis di rumah sakit daerah akan meningkatkan kemampuan fasilitas kesehatan dalam memberikan layanan yang lebih komprehensif, sehingga masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan spesialistik.

“Dengan bertambahnya dokter spesialis di rumah sakit daerah, masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan berkualitas di daerahnya sendiri,” pungkasnya. (*)

Jangan Lewatkan:

Bagikan: