UMJ dan RSUD Kota Banjar Perkuat Kerja Sama, Dorong Pengembangan Rumah Sakit Pendidikan

Tim Redaksi

UMJ Siap Dampingi RSUD Kota Banjar Menuju Rumah Sakit Pendidikan

JAKARTA — Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Banjar memperkuat kerja sama di bidang pendidikan kesehatan melalui pembahasan perpanjangan nota kesepahaman sekaligus rencana pengembangan RSUD Kota Banjar sebagai rumah sakit pendidikan.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam kunjungan jajaran RSUD Kota Banjar ke Ruang Rapat Rektor Lantai 2 Gedung Civilization Center UMJ, Jumat (17/7/2026).

Dekan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) UMJ, Dr. dr. Tri Ariguntar Wikaning Tyas, Sp.PK., mengatakan kerja sama dengan RSUD Kota Banjar akan terus dikembangkan seiring bertambahnya program studi di FKK UMJ yang membutuhkan lebih banyak wahana pendidikan klinik bagi mahasiswa.

Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya mendukung proses pendidikan, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat Banjar untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UMJ.

“Kolaborasi ini juga membuka peluang bagi putra-putri daerah Banjar untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran maupun fakultas lain yang ada di UMJ,” ujarnya.

Tri berharap RSUD Kota Banjar dapat segera berkembang menjadi rumah sakit pendidikan. Ia juga mendorong agar kerja sama diperluas tidak hanya dengan rumah sakit, tetapi juga melibatkan Pemerintah Kota Banjar sehingga semakin banyak mahasiswa FKK UMJ yang dapat menjalani praktik klinik di wilayah tersebut.

Sementara itu, Direktur RSUD Kota Banjar, drg. Eka Lina Liandari, M.M.R.S., menjelaskan bahwa pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan perpanjangan perjanjian kerja sama sekaligus penyusunan langkah pengembangan rumah sakit pendidikan.

Ia mengatakan ruang lingkup kerja sama ke depan tidak hanya mencakup pendidikan dokter umum, tetapi juga berpotensi diperluas ke program pendidikan dokter spesialis, kebidanan, dan keperawatan.

“Kami memilih untuk terus melanjutkan kerja sama dengan UMJ karena sistem yang dimiliki UMJ sudah sangat baik. Seluruh program yang berkaitan dengan pendidikan kedokteran terintegrasi dalam satu sistem sehingga memudahkan proses kolaborasi,” kata Eka.

Menurutnya, RSUD Kota Banjar saat ini masih menjalani proses menuju status rumah sakit pendidikan. Karena itu, pihaknya berharap memperoleh pendampingan dari UMJ agar proses tersebut dapat berjalan lebih cepat.

Melalui kerja sama ini, kedua institusi berkomitmen memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan kedokteran, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., Wakil Rektor II UMJ Dr. Luqman Hakim, S.E., Ak., M.Si., jajaran pimpinan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan UMJ, serta pimpinan RSUD Kota Banjar. (*)

Jangan Lewatkan:

Bagikan: