Sidrap, sehatnews — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin mulai mematangkan langkah strategis menuju kampus berkelas dunia melalui penyusunan roadmap kinerja 2026 yang menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia (SDM), riset, serta infrastruktur pendukung.
Langkah tersebut dibahas dalam kegiatan evaluasi kinerja dan strategi pencapaian yang digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), 17–19 April 2026, sebagai bagian dari konsolidasi internal fakultas.
Dekan FKM Unhas, Prof Sukri Palutturi, menegaskan bahwa transformasi menuju institusi berdaya saing global membutuhkan fondasi kuat di tiga aspek utama, yakni kualitas SDM, produktivitas riset, dan kesiapan sarana prasarana.
“Roadmap ini menjadi pijakan bersama untuk memastikan seluruh komponen fakultas bergerak dalam arah yang sama menuju standar internasional,” ujarnya.
Menurutnya, akselerasi SDM menjadi prioritas dengan mendorong peningkatan jumlah guru besar di berbagai departemen. Ia optimistis sejumlah tenaga akademik FKM Unhas memiliki potensi besar untuk segera mencapai jenjang profesor dalam waktu dekat.
Di sektor riset, FKM Unhas terus memperkuat kapasitas publikasi ilmiah yang telah menunjukkan capaian signifikan dengan menembus jajaran 2 persen ilmuwan dunia berdasarkan asesmen internasional. Capaian ini menjadi modal penting dalam meningkatkan reputasi akademik di tingkat global.
Selain itu, komitmen menjaga mutu pendidikan juga ditunjukkan melalui keberhasilan mempertahankan akreditasi Unggul di seluruh program studi, yang menjadi indikator kualitas lulusan dan sistem pembelajaran.
Penguatan roadmap juga diarahkan pada pengembangan infrastruktur penunjang. Salah satu proyek prioritas adalah penyelesaian Gedung C yang dirancang sebagai pusat laboratorium gizi modern, kantor Gugus Penjaminan Mutu, serta fasilitas kebugaran bagi sivitas akademika.
“Revitalisasi laboratorium menjadi kunci untuk mendorong riset inovatif yang berdampak luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.
Seluruh strategi tersebut turut diselaraskan dengan agenda global Sustainable Development Goals, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kemitraan lintas sektor.
Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara FKM Unhas dan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Bupati Sidrap, Saharuddin Alrif, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Peran perguruan tinggi sangat strategis dalam menghadirkan solusi berbasis keilmuan bagi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Melalui penyusunan roadmap ini, FKM Unhas menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi pusat unggulan pendidikan kesehatan masyarakat yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Dengan penguatan SDM, riset, dan infrastruktur yang terarah, FKM Unhas optimistis mampu memperluas kontribusi, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di panggung internasional. (*)











