RS Fatmawati Dampingi Transformasi RSUD dr M Haulussy, Pemprov Maluku Perkuat Tata Kelola Layanan Kesehatan

Tim Redaksi

RS Fatmawati Dampingi Transformasi RSUD dr M Haulussy

Ambon, sehatnews – Pemerintah Provinsi Maluku menggandeng Rumah Sakit Fatmawati untuk memperkuat tata kelola RSUD dr. M. Haulussy sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di daerah. Pendampingan tersebut mencakup pembenahan aspek manajemen, sumber daya manusia, operasional, hingga pengelolaan keuangan rumah sakit.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi rumah sakit daerah agar mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Transformasi RSUD dr. M. Haulussy merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui perubahan pola pikir, tata kelola, dan manajemen yang lebih modern. Perubahan tidak akan tercapai apabila masih menggunakan cara-cara lama,” ujar Hendrik saat menerima kunjungan manajemen RS Fatmawati di Ambon, Senin (7/7/2026).

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen melakukan pembenahan menyeluruh di sektor kesehatan, terutama melalui peningkatan kualitas tata kelola rumah sakit milik pemerintah daerah.

Menurut Hendrik, pendampingan dari RS Fatmawati menjadi kesempatan bagi RSUD dr. M. Haulussy untuk mengadopsi praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan rumah sakit, mulai dari sistem manajemen, penguatan sumber daya manusia, peningkatan pelayanan medis, hingga tata kelola keuangan.

“Harapan kami, melalui kolaborasi ini, RSUD dr. M. Haulussy dapat bertransformasi menjadi rumah sakit yang semakin profesional, berkualitas, dan menjadi kebanggaan masyarakat Maluku,” katanya.

Sementara itu, Direktur Medik dan Keperawatan RS Fatmawati, Muhammad Asri Taufik, menjelaskan keterlibatan pihaknya merupakan penugasan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam mendukung penguatan rumah sakit daerah melalui kemitraan dengan rumah sakit vertikal.

Menurutnya, peningkatan pelayanan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sehingga diperlukan sinergi untuk memperkuat kapasitas rumah sakit di berbagai wilayah.

Sebelum melakukan kunjungan ke Maluku, tim RS Fatmawati telah berkoordinasi secara daring dengan manajemen RSUD dr. M. Haulussy dan membentuk empat kelompok pendampingan yang meliputi bidang medis, sumber daya manusia, operasional, serta keuangan.

“RSUD dr. M. Haulussy menunjukkan komitmen yang kuat untuk melakukan perubahan. Pendampingan akan difokuskan pada percepatan perbaikan pelayanan, penguatan SDM, tata kelola operasional, serta pengelolaan keuangan yang berkelanjutan,” ujar Asri.

Direktur RSUD dr. M. Haulussy, Winny Leiwakabessy, mengatakan program pendampingan tersebut merupakan tindak lanjut pembinaan tata kelola rumah sakit yang dipercayakan Kementerian Kesehatan kepada RS Fatmawati.

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk mempercepat transformasi kelembagaan sehingga RSUD dr. M. Haulussy mampu memenuhi standar pelayanan yang lebih baik sekaligus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan di Provinsi Maluku.

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan kualitas layanan kesehatan di RSUD dr. M. Haulussy terus meningkat sehingga masyarakat Maluku dapat memperoleh pelayanan yang lebih aman, efektif, dan berstandar tinggi. (*)

Jangan Lewatkan:

Bagikan: